<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Eko wahono 71's Weblog</title>
	<atom:link href="http://ekowahono71.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekowahono71.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jun 2008 15:16:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ekowahono71.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/55876e89d753eb286ac15b0ab44e2800?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Eko wahono 71's Weblog</title>
		<link>http://ekowahono71.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>JALAN NEGERIKU</title>
		<link>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/jalan-negeriku/</link>
		<comments>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/jalan-negeriku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 18:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekowahono71</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal nulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekowahono71.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika umur negeri ini telah seusia satu generasi manusia. Walaupun kata sementara orang masih terlalu hijau untuk ukuran umur sebuah bangsa. Belum-belum, secara perlahan muncul suatu penyakit yang di timbulkan oleh semacam virus frustasi nasional yang diam-diam telah mulai menggerogoti berbagai organ tubuh bangsa.
Hal itu terjadi pada saat pembuat sistem lupa dengan sistem yang dibuatnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=14&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span id="more-14"></span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Ketika umur negeri ini telah seusia satu generasi manusia. Walaupun kata sementara orang masih terlalu hijau untuk ukuran umur sebuah bangsa. Belum-belum, secara perlahan muncul suatu penyakit yang di timbulkan oleh semacam virus frustasi nasional yang diam-diam telah mulai menggerogoti berbagai organ tubuh bangsa.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:27pt;"><a href="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/daun1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16" src="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/daun1.jpg?w=170&#038;h=171" alt="" width="170" height="171" /></a><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Hal itu terjadi pada saat pembuat sistem lupa dengan sistem yang dibuatnya, dan yang empunya ribuan janji pada rakyat hanya mampu memenuhi janji yang pernah diikrarkan untuk dirinya sendiri. Yang tentu saja tak pernah kedengaran oleh orang lain apalagi telinga rakyatnya. Hingga sampai saat ini terlihat semakin jauh bagi rakyat untuk dapat menerima barang secuil dari apa yang dijanjikan.</span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Rakyat tak pernah menuntut banyak, sederhana saja. Mereka tak ingin dihantui kegelisahan dalam gelapnya perjalanan, karena mereka sudah cukup nanar dengan ketidakmampuannya mengikuti membubungnya kebutuhan hidup. Dan, karena mereka juga manusia yang punya otak dan hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Padahal sesungguhnya tujuan perjalanan sebuah bangsa tak pernah benar-benar dilupakan oleh setiap anak-anaknya, hanya karena berbagai keterbatasan yang disimpan dalam-dalam. Atau ketika tertutupi selendang istri-istri yang telah banyak bertambal menyerupai sulaman. Sehingga sampai ada yang mengatakan ini menjadi pelancongan yang sia sia. Padahal sebenarnya bangsa ini punya banyak impian masa depan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Tapi siapa yang percaya bahwa mimpi-mimpi akan benar-benar hadir di sini, bila setiap malamnya ia berganti. Sedangkan siang tak datang dua atau tiga kali sehari. Dan sesungguhnya takkan pernah ada anak-anak<span> </span>bangsa arya yang mengharap kebingungan sang Fuhrer mendekati hari-hari sulitnya. Atau kekuatan yang dimiliki putra-putra negeri Matahari Terbit setelah tahun 1945. Apakah itu sama sulitnya dengan saudara-saudara kita suku Anak Dalam di belantara Jambi yang masih hidup nomaden di masa sekarang ini?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Dan saat orang tua kita menyemangati agar duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain yang berkemajuan, maka tersulaplah kapitalisme menjadi hyperkapitalis kita yang rodanya terus berputar, makin kencang dan makin panas sampai sedikit demi sedikit bagian-bagiannya melepuh dan mengelupas. Begitupun kita masih berharap ketinggian itu dapat tercapai sebelum roda-roda terbakar habis tak bersisa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Ada rembesan air mata yang mengaduk-aduk perasaan ketika seorang anak kecil tiba tiba berdiri dan berkata penuh kesungguhan kepada ayahnya, ketika sang ayah hendak mengajak mencari kehidupan di negeri tetangga. “Ayah, kami sangat mencintai negeri kami ini”. Ia, anak kecil itu memang belum sepenuhnya memahami apa yang saat ini terjadi pada kehidupan orangtuanya, tetapi bukankah itu suatu bukti bahwa kecintaanya pada negerinya telah mulai tumbuh di hatinya. </span></p>
<p class="MsoBodyTextIndent" style="text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Pernah pula ada seorang tua yang berjalan kesana kemari sambil menangis tersedu-sedu, ia meratap”&#8230;duhai negeriku, duhai agamaku jangan engkau terkoyak oleh lancungnya kuasa tuhan”. Tapi orangtua itu saat ini telah tiada,<span> </span>terakhir ia pergi ke ujung desa, dan kemudian hilang tak pernah terdengar lagi ceritanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;"><span style="font-size:11pt;" lang="IN">Lagu Indonesia Raya memang masih terus bergema, dari mulut-mulut mungil anak-anak kita, pada setiap Senin pagi disela-sela upacara bendera. Tapi itukan sebuah lagu. Yang syair syairnya oleh orang-orang tua terkadang membuatnya jadi lebih sok tahu. Sedangkan senyatanya, sekali lagi masih menjadi sebuah mimpi. Dimana ke-<em>raya</em>-annya jika hanya untuk mendapatkan raskin saja masih harus berebut dengan si kaya yang masih berlagak miskin.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"> Apakah bukan sebuah kebijaksanaan yang tak bijaksana bila punya pilihan lebih baik menempuh jalannya bangsa Indian yang untuk mengentaskan dirinya dari ketertinggalan harus mendirikan rumah judi.</span></p>
<p>//Eko Wahono</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ekowahono71.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ekowahono71.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekowahono71.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekowahono71.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekowahono71.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekowahono71.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekowahono71.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekowahono71.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekowahono71.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekowahono71.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekowahono71.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekowahono71.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=14&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/jalan-negeriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b5346f57396dde0ddea86272838079c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ekowahono71</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/daun1.jpg?w=170" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gantian Menggusur</title>
		<link>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/gantian-menggusur/</link>
		<comments>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/gantian-menggusur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 17:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekowahono71</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat-coretku]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[kartun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekowahono71.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[
Karma datang tak menunggu setelah ajal tiba.
Ia lahir bersama kelahiran kita.
(Corat-coret ini untuk majalah Tropika Indonesia Edisi April-Juni 2008).
//Eko Wahono
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=11&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/gantian-menggusur4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-12" src="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/gantian-menggusur4.jpg?w=300&#038;h=191" alt="" width="300" height="191" /></a></p>
<p style="text-align:left;">Karma datang tak menunggu setelah ajal tiba.</p>
<p style="text-align:left;">Ia lahir bersama kelahiran kita.</p>
<p style="text-align:left;">(Corat-coret ini untuk majalah Tropika Indonesia Edisi April-Juni 2008).</p>
<p style="text-align:left;">//Eko Wahono</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ekowahono71.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ekowahono71.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekowahono71.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekowahono71.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekowahono71.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekowahono71.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekowahono71.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekowahono71.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekowahono71.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekowahono71.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekowahono71.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekowahono71.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=11&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/gantian-menggusur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b5346f57396dde0ddea86272838079c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ekowahono71</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekowahono71.files.wordpress.com/2008/06/gantian-menggusur4.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Akar-akar</title>
		<link>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/akar-akar/</link>
		<comments>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/akar-akar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 16:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekowahono71</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal nulis]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekowahono71.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kami sedang menikmati kemalasan saat hal itu tiba-tiba menjadi kenyataan. Tadinya hanya ada dalam dongengan para orang tua, yang hanya kami guanakan sebagai peninabobo mata kami yang memang sudah mengantuk setelah seharian bermain kelereng. 
 Memang tidak semua orang terkejut ketika tiba-tiba akar bermunculan dimana-mana.
Bergerak melingkar-lingkar berbelitan tumpang tindih, menjepit apapun yang ada.
Akar-akar itu telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=3&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kami sedang menikmati kemalasan saat hal itu tiba-tiba menjadi kenyataan. Tadinya hanya ada dalam dongengan para orang tua, yang hanya kami guanakan sebagai peninabobo mata kami yang memang sudah mengantuk setelah seharian bermain kelereng. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span> </span>Memang tidak semua orang terkejut ketika tiba-tiba akar bermunculan dimana-mana.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bergerak melingkar-lingkar berbelitan tumpang tindih, menjepit apapun yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Akar-akar itu telah memenuhi apa saja termasuk ruang, waktu sampai tujuh dimensi semesta. Tak seorang pun tahu kapan, di mana, oleh apa atau siapa dan bagaimana akar-akar itu dapat menjadikan dirinya seperti itu. Bahkan sorang Einstein dan Nastrodamus apatah lagi Harry Potter. Sehinggga warna coklat tanah, hijau dedaunan, birunya laut, putihnya awan sampai merahnya matahari semua terbelit terlilit akar-akar norak itu. Habis tak lagi berwarna.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bulatnya semesta raya terlihat menjadi seperti gumpalan rambut keriting perempuan seribu abad tak bersisir. Akar-akar itu telah membentuk kursinya sendiri. Dan ia bertahta dengan segala ketiranannya. Ia tak peduli bila di dunia ini juga pernah ada Hitler, Napoleon, Marcos dan juga Idi Amin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Itu kenyataan yang ada saat tubuh berdiri memandang ke arah jendela terbuka. Jendela rumah kita. Yang sebenarnya pandangan itu dapat menembus ujung galaksi. Walaupun dipasang tujuh lapis tirai, yang masing masing tirai setebal tujuh buah matahari. Lihatlah dengan segenap pelototan mata niscaya tak juga akan melihatnya. Karena dengan berbagai cara semua berusaha untuk menutupinya, meredam suaranya agar telinga paling sensitive dari seekor anjing laut tak mampu menangkap gelombang suaranya. Menaburinya dengan berjuta wangi bunga agar bau aslinya tak tercium oleh hidung seekor anjing gunung pun. Betapa keganjilannya tak akan pernah tergenapi walau oleh berlipat-lipat kali himpunan angka genap.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Akar-akar tak tertangkap minda itu terus bergerak membelit meretaskan lorong-lorong hati, bak belitan sanca lapar, sampai semua mati rasa, mati bahasa, terkapar pasrah atau sirna.. Di mana tegakannya, di mana daun-daunya, di mana bunga dan buahnya tak usahlah bertanya. Simpan rapat-rapat dalam lipatan dompet. Karena hanya akan ditinggalkan oleh waktu yang berlari terengah engah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ketika seseorang mencoba berdiri dengan sukarela tiba-tiba ia duduk kembali hingga pantatnya melesak beberapa senti.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Angin diam, ombak diam bahkan guntur dibuat demam tak bergumam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Jangan macam-macam!”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Ini sarang tuhan!”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Lupakan.” </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Katakan iya, jangan berkata tidak. Daripada kau menangis”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Siapa mengigau berenang di kolam susu, berkeramas anggur dan berlulur madu? Hidup berkawan sunyi di belantara tanah yang dijanjikan bagi bani Israel ditepi danau Galillee diantara kibbutz-kibbutz mereka? Atau di sebuah kampung kecil ditepi sebuah pantai berpasir putih di pelosok Bolaang Mongondow.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sehingga suatu kali terdengar gumaman istri-istri yang ditinggal suaminya yang prajurit berperang bersama panglima Al Hajaj ketika menggempur kota Makkah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Lupakan.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Biarkan.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Siapa tahu&#8230;”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Siapa tahu?”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Itu yang kau dan aku mau.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bernafas dengan ritme sebagaimana biasa. Bersama belitan demi belitan akar tak beraturan. Rasanya tak perlu curiga pada Tuhan bahwa Ia tak punya mata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Khabar dari sesosok Fidel Castro dengan segenap cita-citanya tak lagi terdengar. Perkawinan Saman dengan Ayu Utami lebih sering menjadi cerita masa lalu. Karena semua menjadi akar, akar, akar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Anak-anak tidur lelap berselimut kain kumal dengan sesungging senyum di bibirnya, menikmati dunia mimpi. Benarkah orangtuanya berdoa agar jangan datang esok pagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">//Eko Wahono</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ekowahono71.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ekowahono71.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekowahono71.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekowahono71.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekowahono71.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekowahono71.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekowahono71.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekowahono71.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekowahono71.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekowahono71.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekowahono71.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekowahono71.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=3&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/akar-akar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b5346f57396dde0ddea86272838079c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ekowahono71</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/hello-world/</link>
		<comments>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 16:37:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekowahono71</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=1&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ekowahono71.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ekowahono71.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekowahono71.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekowahono71.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekowahono71.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekowahono71.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekowahono71.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekowahono71.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekowahono71.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekowahono71.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekowahono71.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekowahono71.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekowahono71.wordpress.com&blog=3927766&post=1&subd=ekowahono71&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekowahono71.wordpress.com/2008/06/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b5346f57396dde0ddea86272838079c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ekowahono71</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>